Hampir setiap malam aku melihat muka anakku dia tertidur disampingku, aku
elus elus rambutnya, aku ciumi pipinya, betapa halus pipinya, melihat dia tertidur dengan muka yang polos
dan tertutup rapat dan aku merasa tenang bahwa dia sudah berada di alam
mimpinya. Lalu aku menengadah tersadar bahwa dulu aku pernah diposisi itu,
pernah diposisi manusia yang tak penuh dengan dosa, tak penuh dengan drama dan tak penuh dengan keluh
kesah.
Lalu aku
bertanya kepada diriku sendiri, untuk apa aku hidup saat ini dan kenapa Tuhan mengirimkan aku ke bumi ?
Kututup mataku, pikiranku
membawaku kemasa lampau, masa dimana masa”kecilku dipenuhi canda tawa, masa
remajaku mencari jati diri dan rasa cinta, lalu masa kuliah dan bekerjaku yang penuh
perjuangan dan air mata, lalu napasku
tersedak............mengurai air mata, masa pernikahanku, masa anakku
dilahirkan, masa tanggung jawabku sebagai kepala rumah tangga, penuh dengan pengorbanan
air mata bahagia dan air mata kesedihan.
Lalu terbangun dan tersadar, bahwa saat ini aku berada dimasa kini, dimana masa lampau telah
kulewati dan tak pernah bisa kembali. Mungkin masa ini adalah masaku untuk berbakti
kepada Allah SWT Tuhan penciptaku... Tuhan yang memberiku kesempatan hidup,
yang memberikan kesempatan mengalami hal-hal dimasa lampauku.
Aku yakin niatku
ini akan berat, aku yakin keimanan dan ketakwaanku yang lemah ini akan terasa
berat, aku yakin dengan sifat keduniaanku akan berat, namun ijinkan aku berusaha baktikan
diriku bekerja hanya karenaMu Ya Allah, aku baktikan diriku mencari nafkah membesarkan Anakku hanya karena
Mu ya Allah, aku baktikan diriku untuk bermanfaat untuk orang lain hanya karena
Mu ya Allah.
Izinkan aku berbakti kepada Mu untuk menghapus dosa dosaku yang telah lalu Ya Allah
Izinkan aku berbakti kepada Mu untuk menghapus dosa dosaku yang telah lalu Ya Allah
Hingga pada
akhirnya nanti..........., ketika nafas terakhirku datang,, aku ingin dapat
tersenyum, aku ingin dapat mengatakan bahwa ‘Aku telah melakukan semua hanya karena Mu ya
Allah’.

